Aby Barabai HP :085752375347 / 085391454417 Email : abyumy99@gmail.com abyamy32@yahoo.com Facebook : Aby Barabai
Sabtu, 27 Maret 2010
PENGATURAN BIOS Posted by: akuyola on: January 3, 2009 In: pengEtahuAn pEntiNk niEee Comment! Sebagai tempat bernaungnya seluruh komponen motherboard harus mampu mengenali berbagai macam komponen yang terpasang .BIOS (Basic Input Otput System) merupakan sekumpulan program yang di simpan pada ROM yang digunakan untuk melakukan tugas – tugas dasar, seperti mentranafer data. Menu penting yang tersedia pada BIOS umumnya sebagai berikut : 1.Standart CMOS setup Ø Time and date Melakukan perubahan waktu dan tanggal pada system BIOS Ø Floppy Drive A and Floppy Drive B Menetukan penggunaanfloppy A dan B,berikut kapasitasnya Ø Setup Harddisk Menetukan kapasitas dan keberadaan Harddisk Ø Primary master o Di gunakan untuk harddisk utama atau harddisk system Ø Primary slave o Digunakan untuk harddisk tambahan Ø Secondary Master o Digunakan untuk harddisk system ke-2 Ø Secondary Slave o Digunakan untuk harddisk tambahan ke-2 2.BIOS features setup Ø 1st Boot Device Menetukan pilihan utama letak system boot untuk dibaca Ø 2nd boot Device o Menetukan device berikutnya jka padsa pilihan 1st boot tidak ditemukan system yang dibutuhkan Ø 3rd Boot Device Menetukan device berikutnya jika pada pilihan 1st boot dan 2nd boot tidak di temukan system yantg dibutuhkan Ø 4th Boot Device Menetukan device berikutnya jika pada pilihan 1st boot ,2nd boot,3rd boot tidak di temukan system yang dibutuhkan. Ø Try Other Boot Device Pilihan “yes” untuk mencari file system sesuai dengan boot device yang di-setup.pilihan “no” hanya mencari boot device pertama Ø S.M.A.R.T for harddisk Plihan “enable” untuk menghindari harddisk dari kerusakan karena kesalahan suatu proses.Untuk “disable” tidak mengaktifkan menu ini. Ø Quick Boot Pilihan “enable” untuk memerintahkan computer agar mem-boot lebih cepat.untuk “disable” tidak mengaktifkan menu ini. Ø System Boot up Num lock Pilihan “on” untuk memerintah kan agar lampu num lock pada keyboard menyala sehingga penulisan angjka dapat dilakukan.pilihan “of” untuk tidak aktifkan menu ini. Ø Floppy Drive Seek at Boot Pilihan “enable” untuk memerintahkan system agar untuk mencari pada floppy disk pada saat mem-boot computer.pilihan “disable” untuk tudak mengaktifkan menu ini. Ø Password checking Pilihan “setup’ untuk menetukan keberadaan password pada BIOS harus melalui setup..pilihan “always” untuk menetukan keberadaan password pada BIOS harus selalu di cek pada saat mem-boot computer. Ø Cache Memory Pilihan “internal” berarti L1 digunakan dan L2 tidak digunakan..pilihan “both” berarti L1 dan L2 digunakan.pilihan “disable” berarti L1 dan L2 tidak digunakan. Ø System BIOS Shadow Cacheable Pilihan “enable” untuk menetukan lokasi memori system BIOS menggunakan bayangan dan tersembunyi.pilihan “disable” untuk menggunakan bayangan dan tidak tersembunyi. Ø OS Selector for DRAM>64 Pilihan “enable” untuk menggunakan OS2/WARP dan memory lebih dari 64 MB.pilihan “disable” untuk tidak mengaktifkan menu ini. 3.Chipshet features setup Ø virus warning pilihan “enable” untuk memerintahkan computer mencegah terjadinya penulisan ke tabel partisi harddisk.Pilihan “disable” untuk mencegah computer agar tidak mendeteksi keberadaan virus. Ø Enable Burst Cycle Pilihan “enable untuk menggunaka read and write burst pada memory.Pulihan “disable”untuk tidak mengaktifkan menu ini. Ø Cache Timing Pilihan “enable”untuk meningkatkan waktu penggunaan cache..Pilihan “standard” untuk menstandardkan waktu penggunaan cache. Ø DRAM timing Pilihan “enhance” untuk meningkatkan waktu penggunaan DDRAM.Pilihan “standard” untuk menstandardkan waktu penggunaan DDRAM. Ø Enhanche VGA pervormance Pilihan “enable” untuk meningkatkan kerja VGA.pilihan “disable” untuk tidak meningkatkan menu ini. Ø IDE timing Pilihan “enhance” untuk meningkatkan waktu penggunaan IDE.Pilihan “standard” untuk menstandard kan waktu penggunaan IDE 4.Power management setup Ø Advanced power management pilihan “enable berarti sistem akan menggunakan power management.Pilihan “disable’ untuk tidak mengaktifkan menu ini. Ø Vidio power Down Moda pilihan “supend” berti layar monitor akan melakukan penundaan sesuai dengan waktu yang di beriakan.pilihan “standby” berarti layar monitor akan melakukan standby dan menunggu untuk digunakan kembali .Pilihan “disable” untuk tidak mengaktifkan menu ini. Ø Harddisk Power Down Mode pilihan “suspend” berarti harddisk akan melakukan penundaan sesuai dengan waktu yang diberikan .pilihan ’standby’ berarti harddisk akan melakukan standby dan akan menunggu untuk digunakan kembali.pilihan “disable” untuk tidak mengaktifkan menu ini. Ø Standby Time out pilihan “1-15″ adalh jumlah waktu yang di berikan untuk melakukan standby.Pilihan “disable” untuk tidak mengaktifkan menu ini. 5.PNP/PCI Konfiguration menu ini digunakan untuk mengatur konfigurasi plug and play hardware pada slot PCI. 6.Load Setup Default pilihan ini digunakn untuk memakai atau memanggil standard setup yang dimiliki oleh BIOS. 7.Integrated peripherals Pilihan “enable” untuk memerintahkan komputer agar menggunakan floppy disk controller pada motherboard(IRQ6). pilihan “disable” untuk tidak menaktifkan menu ini. 8.password setting Menu ini digunakan untuk memasukkan dan mengaktifkan kata kunci untuk si pemakai. 9.IDE Harddisk Detection Menu ini digunakan untuk mendeteksi keberadaan harddisk secara otomatis berikut parameternya,seperti kapasitas,jumlah sektor,jumlah silinder. 10.Save and Exit Setup pilihan ini untuk menyimpan semua hasil setup BIOS tanpa menyimpan hasil setup BIOS. 11.Exit Without Saving pilihan ini untuk keluar dari menu setup BIOS tanpa menyimpan hasil setup BIOS
Pengertian Bios Bios merupakan singkatan dari Basic Input Output System. Bios merupakan sebuah program atau software antarmuka tingkat rendah yang berfungsi mengendalikan atau mengontrol perangkat keras yang terpasang pada komputer. Bios disimpan atau ditanamkan di ROM ( read only memory ). Setiap Motherboard memiliki yang namanya Bios, dan bila bios ini rusak maka kemungkinan besar motherboard tidak dapat digunakan kembali ( kecuali bios di install ulang atau di upgrade ). Karena Bios ditanamkan di ROM, maka kemungkinan kita hanya bisa merubah pengaturan yang telah ada, misalkan kita merubah besarnya memory yang digunakan untuk VGA yang berjenis onboard, atau mengubah waktu dan tanggal, serta mengubah settingan dasar lainnya. Namun yang paling sering dirubah dan perlu diketahui yaitu merubah urutan booting, dan mengecek ada tidaknya suatu komponen komputer yang kita pasang. Misalkan kita memasang harddisk di komputer kita, namun setelah kita cek dibios tidak ada harddisk maka kemungkinan harddisk tidak terpasang dengan benar, jadi bios ini sangat penting peranannya bagi jalannya sistem komputer. Ada berbagai macam merek Bios, tergantung motherboard yang kita pakai . Yang terkenal yaitu, AMI BIOS, Phoenix BIOS, dll. Jika anda akan merubah settingan bios, anda dapat melakukannya pada saat proses booting (menyalakan komputer), setiap Bios memiliki cara masing masing untuk masuk ke dalam Menu biosnya, yang paling umum adalah menekan tombol del atau alt+f4. Lihat saja petunjuk yang keluar dilayar monitor pertama kali komputer dinyalakan. Istilah BIOS pertama kali muncul dalam sistem operasi CP/M, yang merupakan bagian dari CP/M yang dimuat pada saat proses booting dimulai yang berhadapan secara langsung dengan perangkat keras (beberapa mesin yang menjalankan CP/M memiliki boot loader sederhana dalam ROM). Kebanyakan versi DOS memiliki sebuah berkas yang disebut "IBMBIO.COM" (IBM PC-DOS) atau "IO.SYS" (MS-DOS) yang berfungsi sama seperti halnya CP/M disk BIOS. Fungsi Bios 1. Mengenali semua hardware / perangkat keras yang terpasang pada PC / Komputer. 2. Inisialisai ( Penyalaan ), serta pengujian terhadap semua perangkat yang terpasang ( Dalam proses yang dikenal dengan istilah Power On Self Test) 3. Mengeksekusi MBR ( Master Boot record ) Yang berada pada sector pertama pada harddisk, yang fungsinya ialah untuk memanggil Sistem Operasi dan Menjalankannya. 4. Mengatur beberapa konfigurasi dasar dalam komputer (tanggal, waktu, konfigurasi media penyimpanan, konfigurasi proses booting/urutan booting, kinerja, serta kestabilan komputer) 5. Membantu sistem operasi dan aplikasi dalam proses pengaturan perangkat keras dengan menggunakan BIOS Runtime Services. Jenis BIOS yang saat ini sangat banyak digunakan adalah: AWARD BIOS AMI BIOS Phoenix BIOS Untuk masuk pada menu BIOS ada berbagai macam cara tergantung dari BIOS yang anda gunakan. Untuk Award dan Ami umumnya menggunakan tombol Delete pada saat pertama kali komputer di nyalakan. Standard CMOS setup screen termasuk parameter operasi dasar yang perlu untuk di-set agar system bekerja dg baik. Date Disini anda dapat mengatur tanggal yang sesuai untuk real time clock (mm:dd:yy) atau (bulan:tanggal:tahun). Pengubahan tanggal juga terkadang dapat dilakukan untuk menghindari aktifnya suatu virus pada tanggal tertentu. Time Digunakan untuk pengisian waktu yang tepat (real time clock). Sebuah real time clock yang salah penyetingannya dapat juga menimbulkan masalah, misalnya jika real time clock itu diminta oleh sebuah online-banking-software sebagai kriteria plausibilitas (kewajaran). Rumus untuk memasukkan tanggal (hh:mm:ss) atau (jam:menit:detik). Harddisk Digunakan untuk mengubah setting untuk harddisk. Semua chanel IDE dapat dikonfigurasikan di sini, mulai dari primary master, primary slave, secondary master, secondary slave. Kolom “type” digunakan untuk menentukan parameter harddisk. BIOS sudah mempunyai 46 konfigurasi yang sudah tersimpan. Pilihan “none” berarti tidak ada harddisk yang terpasang. “Auto” berarti membuat BIOS melakukan autodeteksi ketika proses booting dilakukan. Pilihan “user” akan memberikan keleluasaan untuk mengubah parameter harddisk secara manual. Drive A, drive B Bagian ini dapat digunakan untuk mengkonfigurasikan floppy disk yang anda gunakan. Pilihan yang ada akan menentukan ukuran dan kapasitas yang digunakan. Ukuran yang tersedia adalah 3,5” dan 5,25” sedangkan kapasitasnya bervariasi mulai dari 360K, 720K, 1,2M sampai 2.88M. Pilihlah “none” jika tidak ada drive yang terpasang. Video Setting ini berhubungan dengan jenis kartu grafik, untuk kartu dengan resulusi tinggi pilih “EGA/VGA”. Pilihan lain yang ada adalah CGA40, CGA80 atau MONO. Halt on Menentukan apa yang menyebabkan PC anda akan berhenti bekerja (halt). Pilihan “all errors” merupakan pilihan yang biasa digunakan dan akan menyebabkan PC anda berhenti jika terjadi kesalahan disegala komponen. Pilihan “All, But Keyboard” akan mengabaikan kesalahan akibat keyboard. Pilihan yang lain adalah “No Errors”, ”All, But Disk”, ”All, But Disk/Key”. Memory Ini adalah bagian informasi memori yang terpasang pada PC anda. Base memory umumnya berukuran 640KB, sisanya akan menjadi Extended Memory. Jika ditambahkan dengan Other Memory akan menghasilkan total memory yang terpasang dan ditampilkan pada bagian “Total Memory”. [BIOS Feature Setup] BIOS features setup ini adalah tipikal yang umum untuk semua jenis PC Item-item yang tersedia untuk memasuki konfigurasi data secara umum ditemui dalam layar ini adalah: Virus Warning Digunakan untuk mencegah terjadinya penulisan ke tabel partisi harddisk, hal ini biasa dilakukan oleh virus untuk memperbanyak dirinya. Pilihan “Disabled” digunakan untuk mencegah terjadinya virus pada saat ketika melakukan instalasi. Pada keadaan “Enabled” ketika akan ada penulisan ke tabel partisi maka akan ditampilkan pesan dalam bentuk mode teks. CPU Internal Cache Digunakan untuk meng-enable/disable CPU Internal Cache. External Cache Digunakan untuk meng-enable-disable CPU External Cache. Quick Power On Self Test Proses Power On Self Test (POST) adalah proses pemeriksaan komponen-komponen PC pada saat komputer cold boot. Boot Sequence Digunakan untuk menetukan urutan proses booting yang akan dilakukan. Jika anda hanya akan booting dari harddsik pilihlah “C,A,SCSI” atau “C Only” Swap Floppy Device Dapat digunakan untuk menukar posisi drive A dan drive B. jika anda buat menjadi “Enabled” maka drive A akan menjadi drive B dan sebaliknya. Boot Up Floppy Seek Apabila pilihan ini berada diposisi “Enabled” maka pada saat booting BIOS akan mencari tahu apakah yang dipergunakan adalah floppy drive 40 track yang lama atau 80 track yang baru dengan cara menggerakkan head-nya ke suatau track 40. Buatlah menjadi “Disabled” untuk mempercepat booting. Floppy Disk Access Control Pilihan ini digunakan untuk menentukan hak akses yang diberikan ke floppy disk. Pilihan “Read Only” akan menyebabkan floppy anda hanya dapat dibaca tanpa bisa ditulis. Dan pilihan “R/W” normal dapat dibaca dan ditulis. Boot Up Numlock status Apabila dibuat “enabled” maka bios akan mengaktifkan fungsi numlock pada extended At-keyboard pada saat booting. Dengan demikian maka blok tombol yang ada di sebelah kanan akan bekerja sebagai tombol angka dan bukan tombol kursor. Boot Up System Speed Menentukan keadaan PC ketika boot up jika pilihan ini tidak ada maka keadaannya adalah “high”. Kondisi “low” digunakan untuk memperlambat PC. Gate A20 Option Menentukan keadaan dari jalur A20 (address bus, jalur nomor 20). “Normal” merupakan metode yang telah lama digunakan dengan menggunakan keyboard controler sedangkan “Fast” adalah metode yang berlaku sekarang ini dan lebih cepat dengan menggunakan chipset. Typematic Rate Setting Apabila dibuat “Enabled” maka pilihan-pilihannya yaitu “Typematic Rate (Chars/sec)” dan Typematic Delay (msec). Security Option Digunakan untuk menggunakan kapan password akan ditanyakan. Pilihan Setup akan menyebabkan password akan ditanyakan ketika BIOS Setup dijalankan. Sedangkan pilihan sistem akan menyebabkan password akan ditanyakan setiap kali PC melakukan booting. PS/2 Mouse Function Control Apabila dibuat menjadi auto maka pada saat booting BIOS akan mencari sebuah PS/2 Mouse. Apabila PS/2 Mouse tidak dapat ditemukan maka IRQ 12 akan dibebaskan untuk komponen lain yang memerlukan. Dengan “Disabled” maka tidak akan dilakukkan pengecekan. PCI/VGA Palette Snoop Pilihan standart adalah “Disabled”. Tapi jika anda menggunakan MPEG Card pada slot ISA dan mengalami kesalahan pada palet warna maka ubahlah menjadi “Enabled”. OS Selector for DRAM > 64 MB Jika anda menggunakan OS/2 Warp dan memiliki memory lebih dari 64 MB maka ubahlah menjadi “Enabled”. Dan sebaliknya ubah menjadi “Disabled”. System/Video BIOS Shadow Pada keadaan “Enabled” maka isi ROM BIOS sistem dan video yang lambat akan dishadow dan disalin ke RAM yang lebih cepat sehingga akses ke BIOS menjadi lebih cepat. HDD S.M.A.R.T Capability Digunakan untuk mengaktifkan fasilitas SMART pada hardisk anda. SMART adalah singkatan dari Self Monitoring, Analysis and Reforting Technology. Chipset Feature Setup berisi: Auto Configuration DRAM Speed Selection Di sini akan ditentukan kecepatan dari memory yang dipergunakan untuk FPM (Fast page Mode) dan EDO DRAM (Extended Data-Out). Waktu yang biasa digunakan adalah “60ns” dan “70ns”. System/Video BIOS Cacheable Jika dibuat “Enabled” maka BIOS yang telah dishadow ke RAM dapat di chace-memory. Pilihan “Enabled” akan meningkatkan kecepatan system. 8/16 Bit I/O Recovery Time Di sini anda dapat mengatur beberapa banyak siklus yang digunakan untuk menunggu antara akses-akses yang akan dilakukan melalui Bus ISA. Power Management Disini anda dapat mematikan (“Disabled”) atau menyalakan seluruh pilihan untuk penghematan energi. Jika anda aktifkan anda dapat menggunakan dua konfigurasi yang sudah diberikan , yaitu : “Max Saving” dan “Min Saving” sedangkan pilihan “User Define” digunakan untuk melakukan konfigurasi Power Management secara manual dengan mengubah beberapa pilihan lain. PM Control by APM Apabila anda menggunakan sebuah sistem operasi yang disertai dengan Advanced Power management seperti Windows 95. Video Off Method Disini tersedia bermacam-macam setting bagaiman monitor harus dimatikan. Pada pilihan “Blank Screen” hanya akan dikirim tampilan kosong ke monitor. Pilihan “VH-Sync+Blank” akan turut mematikan signal-signal sinkronisasi. Pilihan “DPMS Support” menentukan bahwa display adapter dam monitor diarahkan pada VESA Display Power Management Signaling. Modem use IRQ Disini dapat ditentukan IRQ yang digunakan oleh modem yang ada. Jika IRQ ini aktif akan “membangunkan” PC untuk menerima faksmili atau kiriman data. Doze/Stand By/Suspend Mode Setting ini digunakan untuk mengatur lamanya waktu yang diberikan bagi PC dalam keadaan aktif sebelum memasuki mode-mode yang ada. Pada mode Doze hanya processor dan harddisk yang dimatikan, mode Stand By mematikan harddisk dan monitor sedangkan mode Suspend akan mematikan semua komponen. HDD Power Down Menentukan berapa lama yang diberikan bagi harddisk untuk tidak bekerja sebelum dimatikan oleh BIOS secara software. Beberapa harddisk lama mengalami masalah jika bagian ini diaktifkan karena setelah “tidur” harddisk tersebut tidak bisa bangun secara software. Wake Up Event in Doze & Standby Berisi daftar IRQ yang dapat membangunkan PC mode Doze atau StandBy. IRQ-IRQ ini biasanya berhubungan dengan hardware tertentu, misalnya IRQ 4 untuk mouse, 14 dan 15 untuk hardisk. Dalam versi-versi BIOS yang lebih baru dikenal dengan istilah Reload Global Timer Events. Power Down & Resume Events Didalam daftar yang kedua ini semua komponen ditandai dengan “on” yang akan membangunkan komputer dari dalam suspend mode. VGA-Active Monitor Apabila pilihan ini berada pada “Enabled” maka aktivitas display adapter akan membangunkan sistem ketika berada dalam mode Stand by CPU Fan Off in Suspend Apabila diposisikan pada ”Enabled” maka BIOS akan mematikan kipas prosesor ketika berada pada mode suspend. Tapi kipas prosesor yang digunakan harus mengambil power dari konektor khusus di mother board dan tidak langsung dari konektor power supply. Resume by Ring Apabila pilihan ini berada pada posisi “Enabled” dan saluran ring-indicator dari interface serial menunjukkan adanya panggilan masuk pada modem, maka PC akan dibangunkan dari dalam mode penghematan energi. IRQ 8 Clock event/IRQ 8 Break Suspend. Jika anda memposisikan setting ini pada “Enabled” , maka real time clock dapat membangunkan komputer dari dalam mode suspend; karena IRQ 8 adalah interrupt dari real time clock (RTC). INTEGRATED PERIPHERALS Block Mode Apabila dibuat “Enabled” atau “Auto” dan “HDD MAX” maka BIOS akan menggunakan block mode untuk transfer ke hardisk. IDE PIO/UDMA Digunakan untuk memilih mode PIO atau UDMA yang akan digunakan. MODE PIO Digunakan untuk menentukan seberapa besar seberapa cepat data di transfer dari dan ke hardisk. PIO Mode Cycle Time (ns) Transfer rate (MB/s) Spesifikasi 0 600 3,3 ATA 1 383 5,2 ATA 2 240 8,3 ATA 3 180 11,1 ATA-2+IORDY 4 120 16.1 ATA-2+IORDY 5 90 22.2 Belum ada Mode DMA DMA adalah singkatan dari Direct Memory Accsess berarti data ditransfer langsung antara harddisk dengan memori tanpa menggunakan CPU. Cara ini berlawanan dengan PIO yang menggunakan CPU. PCI Slot IDE Second Chanel Dengan ini channel kedua dari sebuah card EIDE di slot PCI dapat diaktifkan “Enabled” atau dimatikan “Disabled”. On-Chip Primary/Secondary PCI IDE On-chip Primary/Secondary PCI IDE digunakan untuk mengaktifkan atau mematikan channel dari Onboard-IDE-Contoller. Ada dua channel yang biasanya telah ada di motherboard, yaitu primary channel dan secondary channel. Jika anda buat menjadi “Enabled” maka channel ini akan diaktifkan. Jika anda ingin mematikannya maka gunakan pilihan “Disabled”. Anda dapat mematikan salah satu channel onboard-IDE jika Anda ingin memasang hardisk controller card secara manual pada komputer anda. Onboard PCI SCSI Chip Jika motherboard anda memiliki Onboard SCSI Controler maka pilihan ini akan tampil. Digunakan untuk mengaktifkan atau menonaktifkan SCSI Controler yang ada pada mother board anda. USB Controller Pada mother board yang menggunakan chipset yang mendukung USB maka BIOS Setup akan menampilkan pilihan ini. Pilihan “Enabled” akan mengaktifkan USB Controller sedangkan pilihan “Disabled” akan mematikannya. Onboard FDC Controller Pilihan “Enabled” akan mengaktifkan OnBoard-Floppy disk-Controller. Resource yang digunakan oleh controller adalah IRQ 6 dan DMA 2. Jika “Disabled” maka sebaliknya. Onboard Serial Port ½ Onboard Serial Port ½ digunakan untuk konfigurasi OnBoard Serial Port. Biasanya ada dua channel serial port yang dimiliki oleh motherboard. Pilihan “Disabled” akan menyebabkan serial port Anda tidak aktif, sedangkan pilihan lainnya akan menentukan port dan IRQ yanbg digunakan. Pilihan-pilihan lainnya itu antara lain “3F8/IRQ4”, “2F8/IRQ3”, dan sebagainya. Ada kalanya Anda harus mengganti konfigurasi serial port ketika Anda memasang modem internal yang menggunakan COM4. UART2 Mode UART2 mode digunakan untuk konfiguarasi serial port yang digunakan untuk komunikasi dengan komponen inframerah. Pilihan “Standard” digunakan untuk komunikasi normal dengan interface RS-233-C. Sedangkan pilihan lainnya, yaitu “IrDA 1.0”, “IrDA 1.1”, “ASK-IR” digunakan untuk menentukan tipe alat komunikasi inframerah yang terpasang pada serial port PC Anda. Duplex Mode Pilihan “Full” akan membuat komunikasi melalui inframerah dapat melakukan pengiriman dan penerimaan secara bersamaan, sedangkan pilihan “Half” akan menyebabkan proses pengiriman dan penerimaan data akan dilakukan secara bergantian. Onboard Parallel Port Onboard Parallel port digunakan untuk mengkonfigurasi Onboard Parallel port. Biasanya hanya ada satu channel Paralel port yang dimiliki oleh motherboard. Pilihan “Disabled” akan menyebabkab parallel port Anda tidak aktif. Sedangkan pilihan lainnya akan menentukan port Anda tidak aktif, sedangkan pilihan lainnya akan menentukan port dan IRQ yang digunakan. Pilihan-pilihan lainnya itu antara lain “378/IRQ7”, “278/IRQ5”, dan sebagainya. Parallel Port Mode Di sini biasanya tercantum “SPP”, “EPP” dan “ECP” serta bermacam-macam kombinasi dari dalamnya sebagai mode operasi untuk paralel port. Berbeda dengan sebuah Standard Parallel Port (SPP), baik Enhached Paralel Port (EPP) maupun Extended Capabilities Port (ECP) bekerja secara dua arah (bidirectional) dan dengan demikian maka paralel port yang dikonfigurasikan sebagai EPP dan ECP akan bekerja lebih cepat dibandingkan dengan SPP. Apabila tidak timbul masalah, maka “ECP/EPP” merupakan setting yang terbaik, terfleksibel dan tercepat. ECP Mode Use DMA Menentukan channel DMA yang akan digunakan untuk parallel port dalam mode ECP. Pilihlah DMA 3 karena pilihan DMA 1 biasanya bentrok dengan sound card. Parallel Port EPP Type Menentukan type EPP yang akan digunakan ketika Anda memilih parallel port dalam mode EPP. Pilihan yang ada adalah “EPP1.7” dan “EPP1.9” yang lebih baru. PNP/PCI Configuration PNP OS Installed Jika anda memilih “Yes” maka BIOS mengurus pemberian IRQ, DMA dan I/O hanya pada saat booting. Resources Controlled By Disini dengan option “Auto” dan “Manual” anda dapat memutuskan, apakah pemberian resources harus dilakukan secara otomatis melalui BIOS atau setidaknya sebagian dilakukan secara manual. Reset Configuration Data Digunakan untuk menghapus data PnP yang tersimpan pada blok ESCD (Extended System Configuration Data) jika anda pilih “Enabled” maka BIOS akan menghapus data ESCD. Tapi hanya sekali saja, setelah itu pilihan ini akan diubah menjadi “Disabled” secara otomatis. PCI IRQ Activated By PCI IRQ Activated By digunakan untuk menentukan cara mengaktifkan IRQ pada bus PCI. Pilihan yang ada yaitu “Level” dan “Edge” Slot x using INT# Slot x using INT# menentukan IRQ yang akan digunakan oleh card yang terpasang pada masing-masing slot PCI. Dapat dimanfaatkan untuk memecahkan masalah. Jika ada IRQ yang digunakan oleh card ISA yang tidak Plug n Play. Jika tidak ada masalah lebih baik tak ada pilihan “Auto”.
Jumat, 26 Maret 2010
Cara Membuat Website

Banyak Sekali orang mengijinkan rasa takut membuat website dan ke-tidak tahuan mengenai html membuat mereka kehilangan banyak uang yang seharusnya mereka dapatkan...dengan memiliki website mereka sendiri.
Banyak juga yang harus mengeluarkan jutaan rupiah hanya untuk membayar jasa webmaster, untuk membuat website sederhana, yang harusnya bisa dilakukan sendiri dengan mudah, jika saja tahu caranya...
Atau banyak juga yang membuang waktu berbulan-bulan hanya untuk belajar membuat website sendiri, membuang begitu banyak dana hanya untuk mencoba berbagai software yang mahal... padahal yang anda perlukan hanyalah web editor gratis dan CUMA butuh waktu 2 jam untuk membuatnya!
"SEKARANG, Anda Tidak Harus Mengalami Semua Hal Diatas..."
Kenapa?
Karena saya akan ajarkan anda bagaimana membuat website sederhana dengan cepat dan murah.
Memperkenalkan...
"Panduan Langkah Demi Langkah Membangun Website Anda Yang Pertama Dan Upload Ke Hosting!"
Panduan ini akan menunjukkan kepada anda bagaimana caranya membuat website dengan MUDAH dan CEPAT... dan menguploadnya ke Internet, dalam SEKEJAP!
Bahkan anda lakukan itu dengan web editor GRATIS!
Ya.. Gratis! Tanpa membayar sepeserpun....
Bukan hanya itu, untuk mengupload website anda ke hosting supaya dapat dinikmati oleh orang di seluruh dunia, anda membutuhkan software FTP dan saya akan TUNJUKKAN dimana mendapatkannya GRATIS!
Dalam Panduan Cara Membuat Website dan Upload Ke Hosting ini anda akan mendapatkan:
82 halaman lengkap dan detail mengenai:
Dimana mendapatkan dan cara menginstall sebuah web editor yang gratis. Dengan semua instruksi dijelaskan secara detail dengan gambar, anda akan segera mempunyai website anda sendiri seperti profesional bisnis online.
Menyusun kerangka dari website anda, dengan mengatur lebar, background putih untuk memudahkan dibaca... dan warna sekeliling dari website anda yang bisa anda pilih.
Dengan mudah meletakkan gambar dan teks berdampingan, supaya website anda kelihatan cantik dan tampak profesional.
Bagaimana Menambahkan headline penarik perhatian, juga daftar manfaat yang akan membuat pengunjung tertarik membeli apapun yang anda promosikan
Menambahkan link yang dapat di klik ke website anda atau ke website lainnya, hanya dengan beberapa klik mouse saja. Anda bisa meletakkan banyak link yang menghasilkan uang bagi anda.
Bahkan cara menyisipkan kode ke website anda, hanya dengan 3 langkah yang mudah, Ya! Itu tidak sesulit yang anda bayangkan.
Menginstall FTP program yang mudah dipakai dan GRATIS, yang akan membuat anda dengan mudah memindahkan file-file dari komputer anda ke hosting sehingga seluruh dunia bisa melihat website anda!
Rahasia Cara Upload Ke File Manager Di Hosting Anda. Tanpa Menggunakan FTP anda bisa menggunakan File Manager.
Panduan Jitu Cara Upload dengan menggunakan hosting gratisan. ( Sebuah perusahaan hosting gratis yang sudah ada sejak 10 tahun lalu).
Studi kasus website apa yang seharusnya anda buat di Internet. Tanpa mengetahui ini... anda akan membuang bertahun-tahun waktu anda.
Panduan Membeli Domain dan Hosting Langkah Demi Langkah! Saya akan bagikan tempat rahasia saya untuk membeli domain dan hosting yang sangat bagus di Indonesia.
Gambar Besar Bisnis Online... Dan Bagaimana Cara Menjalankan Seefektif Mungkin!
Membuat Halaman Download...Dan Melindunginya Dengan Password Sehingga Hanya Orang Yang Sudah Membayar Yang Bisa Mendownload Isinya.
Cara Menggunakan Template... Dan Bagaimana Merubahnya Untuk Website Anda Sendiri...
Dan Masih banyak lagi...
Jangan Dengar Apa Yang Saya Katakan Saja...
"Hanya Dalam 2 Jam Setelah Menerima Panduan Membuat Website Ini, Mey Berhasil Membuat Websitenya Yang Pertama!"
atau juga bisa pake alamat ini nih
http://www.co.cc/
selamat mencoba
keringatan banget
abis makan bersama
An - Nuur kediri pare
.jpg)
di sini lah aku dan syafie bertemu dan aku sangat senang deh kerna aku bisa bermain dengan orang yang baik dan ramah itu !! terus aku juga bisa bertemu teman aku yang bernama basri juga lo yang dulu juga sama aku mondoknya di keraksaan di pare.
oh ya di mesjid pare ini indah banget lo!!! ada menaranya juga dan juga ada sekolahannya juga tuh
Minggu, 14 Maret 2010
RAPTING NEE !!!!
Kamis, 11 Maret 2010
Langganan:
Postingan (Atom)


.jpg)
.jpg)
.jpg)
